Header Ads

Tempat Gadai Sertifikat Tanah: Pertimbangkan Hal Berikut Sebelum Menggadaikan Sertifikat Tanah

Situs Elektronik - Tempat gadai sertifikat tanah untuk mendapatkan pinjaman kini ada banyak pilihannya, mulai dari bank hingga lembaga pembiayaan non perbankan. Menggadaikan sertifikat tanah umumnya banyak dilakukan agar mendapatkan pinjaman dana dalam jumlah besar. karena sudah pasti jika sertifikat tanah memiliki nilai asset yang cukup besar dibandingkan dengan barang berharga lainnya, seperti perhiasan, barang-barang elektronik, kendaraan bermotor, dll. Namun tentunya, untuk menggadaikan sertifikat tanah sebagai jaminan dari pinjaman yang diajukan ke bank atau lembaga pembiayaan lainnya perlu pertimbangan matang.
 
Memang untuk mencukupi kebutuhan hidup di zaman sekarang terbilang sangat mahal. Terlebih jika Anda tinggal di daerah perkotaan, dimana hampir semua kebutuhan mulai dari sandang, pangan, papan, dll, lebih mahal untuk dipenuhi. Karena terdesak akan kebutuhan dana, meminjam dana dari bank atau lembaga pembiayaan biasanya menjadi solusi yang harus diambil. Namun rata-rata produk kredit yang ditawarkan bank kepada calon debitur adalah jenis kredit dengan agunan. Sehingga jika ingin melakukan pinjaman dengan produk jenis ini, Anda harus memiliki harta benda berharga sebagai jaminannya.
 
Besar kecilnya pinjaman dana yang bisa ditawarkan oleh pihak bank, tergantung dari seberapa besar nilai asset yang dijadikan jaminan. Rata-rata bank atau lembaga pembiayaan akan memberikan pinjaman dengan kisaran 70-80 % dari nilai asset yang dijaminkan. Sehingga misalnya tanah yang Anda jadikan jaminan senilai Rp 100 juta, maka pihak bank atau lembaga pembiayaan akan menawarkan pinjaman maksimal antara Rp 70-80 juta. Tentu saja jika nilai jual tanah lebih dari Rp 100 juta, Anda bisa membayangkan berapa banyak jumlah pinjaman dana yang bisa didapatkan. 

Terlepas dari hal itu, ketika mengajukan pinjaman dengan menggadaikan sertifikat tanah tentu harus penuh dengan pertimbangan. Sehingga sedikit banyak bisa menghindarkan kita dari berbagai resiko buruk yang bisa menimpa di masa depan. Agar tidak salah langkah, berikut ini ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan sebelum melakukan gadai sertifikat tanah demi mendapatkan pinjaman, yaitu:

tempat gadai sertifikat tanah

1. Memilih tempat gadai yang terpercaya. 

Sebaiknya cari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu mengenai bank atau lembaga pembiayaan yang bisa menerima gadai sertifikat tanah. Jika sudah, selanjutnya sebelum memilih salah satu diantara bank atau lembaga pembiayaan tersebut, pastikan sudah terpercaya dibuktikan dengan sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) serta APPI (Asuransi Perusahaan Pembiayaan Indonesia). Karena jika Anda nekat menggadaikan sertifikat tanah kepada pihak yang tidak resmi akan rawan mengalami resiko yang merugikan diri sendiri. Anda pun juga bisa memilih dan membandingkan bank atau lembaga pembiayaan mana yang memiliki bunga rendah terbaik.
 

2. Menentukan jumlah pinjaman dana. 

Meskipun nilai asset dari tanah yang digadaikan memungkinkan Anda untuk mendapatkan penawaran pinjaman dalam jumlah besar, namun sebaiknya meminjam dana sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan bayar. Dimana tidak lebih dan tidak kurang. Tujuannya agar dana pinjaman bisa digunakan secara maksimal, serta menghindarkan dari kemungkinan kredit macet karena tidak sanggup membayar angsuran.
 

3. Komitmen membayar cicilan tepat waktu. 

Setelah mendapatkan pinjaman, Anda tentu harus siap dengan tanggung jawab untuk membayar cicilan kredit setiap bulannya. Oleh karena itu, komitmen ini sangat penting untuk diingat dan dijalankan agar angsuran pinjaman bisa lunas dan sertifikat tanah yang digadaikan di tempat gadai sertifikat tanah, baik di bank atau lembaga pembiayaan bisa kembali ke tangan Anda dengan selamat. Sehingga resiko kredit macet yang menyebabkan rumah disita pun bisa dihindari.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.