Header Ads

Cara Menghitung Bagaimana Simulasi Deposito Bank

Situs Elektronik - Tabungan dan deposito tentu berbeda namun masih belum banyak yang mengetahui tentang deposito dan lebih memilih tabungan. Sebagian orang yang telah melihat bagaimana simulasi deposito bank berakhir lebih memilih deposito dengan salah satu alasan yaitu suku bunga yang cukup tinggi. 

bagaimana simulasi deposito bank

Apa Itu Deposito? 

Pengertian deposito adalah salah satu produk penyimpanan uang di bank dengan sistem penyetoran dan juga penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu. Berbeda dengan tabungan yang biasanya bisa diakses kapanpun, deposito akan mengenakan sejumlah potongan atau penalti pada tabungan anda apabila anda memaksa untuk mengambilnya sebelum jatuh waktunya. 

Waktu pengambilannya bervariasi bisa anda pilih dari 1, 3, 6, 12, atau bisa juga 24 bulan. Kelebihan utama dari memiliki deposito adalah tingkat suku bunga bank yang diberikan lebih besar daripada produk tabungan biasa, oleh sebab itulah sebagai gantinya anda tidak diperbolehkan mengambil uang tersebut dalam jangka waktu yang telah ditentukan. 

Jangka waktu pengambilan deposito juga dapat diperpanjang secara otomatis dengan menggunakan sistem ARO (Automatic Roll Over). Dengan sistem tersebut, ketika deposito anda sudah jatuh tempo akan diperpanjang dengan sendirinya sampai si pemilik mencairkannya. Dengan kata lain, uang anda akan berakumulasi dengan sendirinya, oleh karena itu deposito merupakan pilihan bagi orang-orang yang sedang mencari bahan investasi terutama bagi para investor pemula. 

Cara Menghitung Simulasi Deposito Bank  

Banyak dari antara anda yang mungkin belum mengerti bagaimana cara menghitung keuntungan dari deposito. Jangan khawatir karena caranya cukup mudah dan bahkan lebih mudah dari cara menghitung bunga tabungan. 

Rumus menghitung bunga deposito : 

  • Keuntungan Bunga deposito = suku bunga deposito x nominal uang yang ditanamkan x hari/365 
  • Pajak Deposito = Tarif pajak x bunga deposito 
  • Pengembalian Deposito = Nominal Investasi + (Bunga deposito – Pajak) 

Berikut contoh perhitungan dalam kasus nyata : 

Pak John ingin mendepositokan uangnya sebesar Rp 100 juta dengan jangka waktu 12 bulan dengan ketentuan bahwa bunga yang ditetapkan adalah 5% serta pajak sebesar 20%. Perhitungannya yaitu : 

  • Keuntungan Bunga Deposito = 5% x Rp100 juta x 360 / 365 = Rp4.931.506,849 
  • Pajak Deposito = 20% x Rp41.666,667 = Rp986.301,369 
  • Pendapatan bersih = Rp4.931.506, 849 – Rp986.301,369 = Rp3.945.205,48 

Artinya, jika mendepositokan uang sebesar Rp 100 juta dengan bunga 5% dalam jangka waktu 12 bulan maka keuntungan yang diperoleh Pak John adalah Rp3.945.205,48. 

Cara lain yang bisa anda lakukan adalah membagi dana menjadi beberapa produk deposito dengan jangka waktu yang berbeda. Dengan strategi ini anda akan mendapatkan keuntungan lebih yaitu mendapatkan uang tunai dengan lebih cepat dan bebas penalti. 

Karena berjangka panjang, tingkat suku bunga relatif lebih baik, dan adanya kesempatan untuk mendapatkan tingkat suku bunga yang tinggi karena dianggap berinvestasi ulang. Faktor lain yang tidak kalah penting  dalam menentukan keuntungan sebuah deposito yang perlu anda ketahui adalah faktor inflasi. 

Inilah cara bagaimana simulasi deposito bank. Saat ini sudah banyak bank yang menyediakan layanan deposito dengan suku bunga yang berbeda-beda. Anda bisa menabung di Maybank dengan suku bunga deposito hingga 6%. Bukan hanya Rupiah saja, anda juga bisa melakukan deposito dengan mata uang lain yaitu USD, SGD, EUR, CNH, AUD, GBP dan JPY. Tenor juga sangat fleksibel mulai dari 1 bulan hingga 24 bulan serta tersedia dalam Deposito Syariah.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.