Header Ads

Usaha APRIL Pulp Untuk Mencegah Kebakaran Hutan

Foto : tanotofoundation.org

Situs Elektronik - Bencana alam ada suatu hal yang tidak bisa kita hindari. Bencana alam sendiri terdiri menjadi 2 faktor penyebabnya, yaitu: dari alam dan dari manusia. Di Indonesia setiap tahunnya setidaknya ada bencana alam yang terjadi dan dampaknya amat sangat merugikan mulai dari korban bahkan hingga lingkungan menjadi rusak. Bencana alam yang sering terjadi di Indonesia terdiri atas banjir, tanah longsor, gempa bumi, badai, tsunami, bahkan kebakaran hutan. 

Kebakaran hutan sendiri sering terjadi pada musim kemarau. Mengapa demikian? Karena pada musim kemarau, kekeringan yang ditimbulkan membuat suhu udara sangat terik dan karena itulah dapat memacu terjadinya kebakaran, apalagi untuk tanah gambut. Hal itu hampir setiap tahun terjadi pada wilayah Riau. Selain itu, kebakaran dapat merugikan banyak pihak. 

Hal itupun berlaku bagi APRIL Grup, yang merupakan anak dari perusahaan bapak Sukanto Tanoto. Karena bagi APRIL Grup kebakaran merupakan ancaman terbesar bagi hutan tanaman mereka. Tanaman-tanaman yang mereka miliki merupakan aset utama bagi APRIL. Selain itu, secara signifikan kebakaran dapat merusak hutan, mengurangi nilai dan produktivitas aset ini, dan serta menciptakan kabut asap, mengurangi nutrisi tanah, mempengaruhi kualitas air dan meningkatkan erosi tanah. Oleh karena itu APRIL menerapkan kebijakan tidak ada toleransi terhadap pembakaran hutan (zero tolerance). 

Selain itu pengelola resiko kebakaran yang baik adalah dengan pencegahan kebakaran yang dimulai dari sekarang. Grup APRIL melibatkan tingkat desa yang merupakan bagian penting dalam meminimalis resiko yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan. APRIL bekerja sama dengan pemerintah dalam berbagai upaya pencegahan berbasis pendidikan masyarakat demi untuk memastikan bahwa kebakaran tidak akan dimulai lagi di dalam konsesi mereka dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memastikan dicegahnya kebakaran. 

Upaya lain diterapkan oleh APRIL Grup melalui PT RAPP. Sejak 2008, PT RAPP berperan aktif menggandeng masyarakat untuk menjadi agen dalam menanggulangi masalah kebakaran lahan dengan memfasilitasi pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA). Kemudian, APRIL grup telah yakin dalam memilih menjadi bagian dari solusi untuk kebakaran hutan dan telah berinvestasi secara signifikan dalam pencegahan kebakaran dan penanggulangan kebakaran di tingkat operasional dan masyarakat. Hal ini terdiri atas: program-program edukasi, bekerja dengan masyarakat lokal, pelatihan dan alokasi sumber daya tim pemadaman kebakaran desa, papan petunjuk hutan dan desa, peningkatan kesadaran masyarakat tentang resiko atau bahaya dari teknik memotong dan juga membakar, serta program keterlibatan masyarakat berbasis insentif. 

Selanjutnya pada tahun 2014, APRIL Grup memperkenalkan suatu program insentif kepada desa di Sering, Pulau Muda, Teluk Meranti, dan juga Teluk Binjai. Dalam hal ini, APRIL mengadopsi kebijakan untuk tidak membakar dan mencegah kebakaran lahan atau hutan dalam area mereka. Dan itulah lima dukungan nyata APRIL Pulp untuk mencegah kebakaran hutan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.